-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Jurjani Tinjau Langsung Siswa Diduga Keracunan MBG di Sekernan

| Jumat, Januari 30, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-27T01:55:48Z


MUARO JAMBI, batangharipedia.com – Puluhan siswa dari sejumlah sekolah di Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, diduga mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi makanan dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Jumat (30/1/2026) siang.


Sejak siang hingga sore hari, para siswa terus berdatangan ke RSUD Ahmad Ripin Sengeti, diantar oleh orang tua maupun pihak sekolah dalam kondisi lemas.


Beberapa di antaranya bahkan harus mendapatkan penanganan medis intensif akibat gejala yang cukup serius.

Gejala yang dialami para siswa relatif seragam, yakni muntah, diare, tubuh lemah, hingga gemetar.


Berdasarkan informasi sementara, menu MBG yang dikonsumsi saat kejadian berupa soto. Data awal mencatat lebih dari 70 siswa menjalani perawatan medis akibat keluhan serupa, sementara sejumlah lainnya masih menjalani observasi lanjutan di rumah sakit hingga Jumat sore.


Menanggapi peristiwa tersebut, Wakil Ketua II DPRD Muaro Jambi Daerah Pemilihan (Dapil) I, Jurjani, turun langsung menjenguk para siswa yang tengah dirawat sekaligus memastikan kondisi mereka mendapatkan penanganan yang optimal.


Dalam kunjungannya, Jurjani menegaskan bahwa kejadian ini harus segera ditindaklanjuti secara serius karena menyangkut keselamatan dan kesehatan anak-anak sebagai generasi penerus.


“Hal ini harus segera ditindaklanjuti karena menyangkut kesehatan manusia, terlebih yang menjadi korban adalah anak-anak. Keselamatan mereka harus menjadi prioritas utama,” tegas Jurjani.


Ia juga menyampaikan bahwa DPRD Muaro Jambi akan memanggil pihak penyelenggara program, termasuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), guna meminta klarifikasi serta pertanggungjawaban atas insiden tersebut.


DPRD berharap evaluasi menyeluruh dapat segera dilakukan agar program MBG yang bertujuan meningkatkan gizi anak sekolah tetap berjalan dengan aman dan sesuai standar kesehatan.





red

×
Berita Terbaru Update