BATANGHARI, batangharipedia.com – Semangat pembinaan olahraga di Kabupaten Batang Hari kembali bergelora dengan digelarnya Tournament Tennis Batang Hari Cup Tahun 2026 yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-66 Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan secara resmi dibuka pada Minggu (19/07/2026).
Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief hadir secara langsung untuk memberikan dukungan sekaligus apresiasi terhadap terselenggaranya turnamen yang dinilai menjadi salah satu langkah nyata dalam membangkitkan semangat olahraga, khususnya cabang tenis lapangan, di Kabupaten Batang Hari.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fadhil Arief menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Kejaksaan Negeri Batang Hari atas inisiatif dan komitmennya dalam menyelenggarakan kejuaraan yang tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat silaturahmi serta mendorong lahirnya atlet-atlet tenis berprestasi.
"Terima kasih kepada Bapak Kajari Batang Hari yang telah membangkitkan semangat olahraga di Kabupaten Batang Hari. Selamat bertanding kepada seluruh atlet PELTI Batang Hari. Semoga kegiatan yang baik ini memberikan manfaat, melahirkan prestasi, serta semakin memajukan dunia olahraga di daerah kita," ujar Bupati.
Turnamen Batang Hari Cup Tahun 2026 secara resmi dibuka oleh Kepala Kejaksaan Negeri Batang Hari, Dr. H. Muhammad Irwan, S.H., M.H. Pembukaan ditandai sebagai simbol dimulainya rangkaian pertandingan yang akan diikuti para atlet tenis dari berbagai peserta.
Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Batang Hari, Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Hari, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat, serta tamu undangan lainnya yang memberikan dukungan terhadap kemajuan olahraga di Kabupaten Batang Hari.
Melalui penyelenggaraan Tournament Tennis Batang Hari Cup 2026, diharapkan lahir bibit-bibit atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Batang Hari di tingkat provinsi maupun nasional, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, organisasi olahraga, dan masyarakat dalam membangun budaya hidup sehat serta olahraga yang berprestasi.
red
