-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Wabup Batang Hari Temui Kementerian Kebudayaan, Gagas Museum Untuk Merawat Jejak Sejarah

| Rabu, September 16, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-16T06:59:30Z


JAKARTA, batangharipedia.com – Pemerintah Kabupaten Batang Hari terus mendorong upaya pelestarian sejarah dan kebudayaan daerah sebagai bagian penting dari pembangunan identitas serta warisan peradaban bagi generasi mendatang.


Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi Wakil Bupati Batang Hari, H. Bakhtiar, bersama jajaran terkait ke Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (15/9/2026).


Audiensi tersebut merupakan tindak lanjut atas permohonan Bupati Batang Hari terkait rencana pembangunan museum serta dukungan terhadap upaya penyelamatan dan pelestarian kawasan yang memiliki nilai penting dalam sejarah peradaban Sungai Batanghari, khususnya di wilayah Kabupaten Batang Hari.


Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Batang Hari disambut Direktur Sejarah dan Permuseuman, Endah Budi Haryani, beserta jajaran Kementerian Kebudayaan RI.


Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Batang Hari untuk membangun sinergi dengan pemerintah pusat dalam menjaga berbagai peninggalan sejarah, budaya, dan tradisi yang masih melekat di tengah kehidupan masyarakat.


Bagi Pemkab Batang Hari, sejarah bukan sekadar catatan masa lalu. Jejak peradaban yang tumbuh di sepanjang Sungai Batanghari merupakan bagian penting yang membentuk perjalanan masyarakat dan wilayah Batang Hari hingga menjadi daerah seperti sekarang.


Salah satu kawasan yang memiliki keterkaitan kuat dengan sejarah tersebut adalah Muara Tembesi. Kawasan ini menyimpan sejumlah jejak sejarah dan peninggalan budaya, termasuk kawasan yang berkaitan dengan peninggalan Benteng Belanda.


Keberadaan berbagai peninggalan tersebut tidak dapat dilepaskan dari posisi Sungai Batanghari yang sejak masa lampau memiliki peranan strategis sebagai jalur transportasi dan aktivitas perdagangan masyarakat.


Sungai Batanghari bukan hanya bentang alam, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya interaksi sosial, ekonomi, budaya hingga pemerintahan pada masa lampau. Dari aliran sungai inilah berbagai aktivitas masyarakat berkembang dan meninggalkan jejak yang menjadi bagian dari sejarah panjang Kabupaten Batang Hari.


Karena itu, rencana pembangunan museum dinilai memiliki arti strategis. Museum diharapkan tidak hanya menjadi tempat menyimpan benda-benda bersejarah, tetapi juga menjadi ruang edukasi, dokumentasi, penelitian dan pengenalan sejarah lokal kepada masyarakat, khususnya generasi muda.


Melalui museum, berbagai peninggalan dan narasi sejarah Batang Hari dapat dihimpun, dirawat dan diperkenalkan secara lebih sistematis sehingga tidak terputus oleh perubahan zaman.


Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari pelestarian kebudayaan dan tradisi masyarakat yang memiliki hubungan erat dengan perjalanan peradaban Sungai Batanghari.


Pemerintah Kabupaten Batang Hari berharap dukungan Kementerian Kebudayaan RI dapat memperkuat langkah daerah dalam menjaga kawasan bernilai sejarah, mengembangkan museum serta memastikan warisan budaya dan sejarah Batang Hari tetap memiliki ruang untuk dikenali oleh generasi berikutnya.


Audiensi tersebut juga memperlihatkan keseriusan Pemkab Batang Hari dalam menempatkan sejarah dan kebudayaan sebagai bagian dari pembangunan daerah.


Dalam audiensi itu, Wakil Bupati Batang Hari didampingi unsur Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Hari, yang diwakili Kepala Bidang Kebudayaan, serta komunitas Batang Hari Heritage.


Langkah tersebut diharapkan menjadi awal dari penguatan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Batang Hari dan Kementerian Kebudayaan RI dalam menjaga warisan sejarah sekaligus menghidupkan kembali narasi besar tentang peradaban Sungai Batanghari.


Sebab, merawat sejarah bukan hanya tentang mempertahankan peninggalan masa lalu, melainkan memastikan generasi hari ini dan masa depan mengetahui dari mana sebuah peradaban tumbuh, berkembang, dan membentuk identitas daerahnya.





red

×
Berita Terbaru Update