-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Perkebunan Jadi Penopang Ekonomi Batang Hari, Fadhil Arief Serukan Kolaborasi Pemerintah, Perusahaan dan Pekebun

| Selasa, Agustus 11, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-11T01:49:19Z


BATANG HARI, batangharipedia.com – Pemerintah Kabupaten Batang Hari terus mendorong sektor perkebunan agar tidak hanya menjadi sumber penghasilan masyarakat, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi daerah yang produktif, berdaya saing dan berkelanjutan.


Komitmen tersebut disampaikan Bupati Batang Hari, Mhd. Fadhil Arief, saat membuka Rapat Koordinasi Teknis Pembangunan Perkebunan (Rakortekbangbun) di Ruang Pola Kantor Bupati Batang Hari, Senin (10/8/2026).


Dalam arahannya, Fadhil menegaskan bahwa perkebunan memiliki posisi strategis dalam menopang perekonomian masyarakat Batang Hari. Hingga 2025, luas lahan perkebunan di daerah tersebut tercatat mencapai 254.971,36 hektare.


Besarnya potensi tersebut, menurut Fadhil, harus diikuti dengan kebijakan dan langkah konkret agar sektor perkebunan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat maupun daerah.


“Rakortekbangbun ini menjadi momentum untuk menyamakan persepsi, menyinkronkan program dan kebijakan, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, perusahaan perkebunan dan pekebun,” ujar Fadhil dalam arahannya.


Ia menilai masih terdapat sejumlah tantangan yang harus segera dibenahi secara bersama-sama. Di antaranya produktivitas perkebunan yang belum optimal, hilirisasi komoditas yang masih terbatas, regenerasi pekebun, hingga persoalan legalitas dan sertifikasi lahan.


Karena itu, Pemkab Batang Hari akan terus mendorong transformasi sektor perkebunan melalui berbagai langkah strategis, mulai dari peremajaan tanaman dan intensifikasi, penguatan kelembagaan pekebun, hingga perluasan akses terhadap pasar dan sertifikasi.


Selain mengejar peningkatan produktivitas, pemerintah daerah juga menaruh perhatian terhadap pembangunan perkebunan yang legal, berkelanjutan dan inklusif.


Salah satu upaya yang didorong adalah pengembangan Petani Milenial, sebagai bagian dari strategi regenerasi sekaligus mendorong lahirnya generasi baru pekebun yang memiliki pengetahuan, kemampuan manajemen dan pemanfaatan teknologi dalam mengelola usaha perkebunan.


Di hadapan perusahaan perkebunan, Fadhil juga menekankan pentingnya memperkuat pola kemitraan dengan pekebun rakyat.


Menurutnya, kemitraan yang sehat tidak boleh dipandang semata sebagai kewajiban perusahaan, melainkan sebagai bagian dari investasi jangka panjang untuk menciptakan ekosistem perkebunan yang saling menguntungkan.


“Plasma bukan beban, tetapi investasi jangka panjang,” tegasnya.


Fadhil berharap perusahaan perkebunan dapat mengambil peran lebih besar dalam membangun kemitraan yang produktif, transparan dan berkelanjutan bersama masyarakat.


Sementara kepada para pekebun, ia mengingatkan pentingnya peningkatan kapasitas dan profesionalisme dalam mengelola usaha perkebunan.


Pengetahuan mengenai budidaya, produktivitas, pengelolaan usaha, akses pasar hingga sertifikasi dinilai menjadi faktor penting agar pekebun tidak hanya mampu meningkatkan hasil produksi, tetapi juga memperoleh nilai tambah yang lebih besar dari komoditas yang dihasilkan.


“Pekebun harus terus meningkatkan pengetahuan dan mengelola perkebunan secara profesional sehingga produktivitas meningkat dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat maupun daerah,” pesan Fadhil.


Rakortekbangbun tersebut diharapkan tidak berhenti pada forum koordinasi semata. Pemerintah Kabupaten Batang Hari ingin berbagai gagasan dan rekomendasi yang lahir dalam forum tersebut dapat diterjemahkan menjadi program yang konkret dan terukur.


Dengan potensi perkebunan yang mencapai ratusan ribu hektare, Batang Hari memiliki modal besar untuk memperkuat sektor perkebunan sebagai salah satu fondasi perekonomian daerah. Tantangannya kini adalah memastikan potensi tersebut dikelola secara produktif, berkelanjutan dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Hari Mula P. Rambe, S.Sos., M.H., perwakilan Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Kepala Dinas Perkebunan Tanaman Pangan, Hortikultura Kabupaten Batang Hari Farizal, S.H., M.H., perwakilan PT Sucofindo Cabang Jambi, perwakilan ATR/BPN Kabupaten Batang Hari, serta sejumlah tamu undangan lainnya.






red

×
Berita Terbaru Update