-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Gaspol Ekonomi Jambi 2027, Bupati Fadhil Dorong Investasi dan Hilirisasi

| Rabu, April 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-20T12:40:20Z

 


BATANGHARI, batangharipedia.com - Bupati Batang Hari, Mhd. Fadhil Arief, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 Provinsi Jambi yang digelar di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (15/04/2026).


Kegiatan strategis ini dibuka langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto, dan dihadiri Gubernur Jambi, Al Haris, serta para kepala daerah se-Provinsi Jambi.


Mengusung tema “Akselerasi Produktivitas, Investasi dan Hilirisasi untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif, Berkelanjutan dan Berdaya Saing,” Musrenbang ini menjadi forum penting dalam merumuskan arah pembangunan daerah yang selaras dengan kebijakan nasional.


Fokus pembahasan diarahkan pada peningkatan produktivitas daerah, optimalisasi investasi, serta penguatan hilirisasi sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Batang Hari menegaskan pentingnya sinergi lintas pemerintahan dalam memastikan perencanaan pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.


“Musrenbang ini menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan arah pembangunan dari pusat hingga daerah. Kami di Kabupaten Batang Hari siap mendukung akselerasi produktivitas, investasi, dan hilirisasi agar berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Mhd. Fadhil Arief.


Ia juga menambahkan bahwa peningkatan investasi yang tepat sasaran dan penguatan hilirisasi di daerah akan memberikan efek domino terhadap pertumbuhan ekonomi, termasuk dalam menekan angka kemiskinan dan membuka lapangan pekerjaan baru.


“Jika sinergi ini berjalan dengan baik, maka pertumbuhan ekonomi daerah akan semakin kuat, kesempatan kerja meningkat, dan kesejahteraan masyarakat pun ikut terangkat,” tambahnya.


Musrenbang RKPD Tahun 2027 ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun perencanaan yang terintegrasi dan berkelanjutan.


Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota, arah pembangunan ke depan diharapkan semakin terukur, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan di masa depan.





red 


×
Berita Terbaru Update