-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Perkuat Syiar Al-Qur’an, Bupati Fadhil Arief Resmi Kukuhkan Pengurus LPTQ Batang Hari

| Sabtu, Maret 07, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-07T06:25:05Z

BATANGHARI, batangharipedia.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Batang Hari dalam memperkuat syiar Islam dan membangun generasi yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an kembali ditegaskan melalui pengukuhan kepengurusan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Batang Hari masa bakti 2025–2028 oleh Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief, Sabtu (7/3/2026).


Pengukuhan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan momentum strategis dalam memperkuat peran LPTQ sebagai lembaga yang memiliki tanggung jawab besar dalam membina, mengembangkan, serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. 


LPTQ selama ini menjadi salah satu pilar penting dalam membangun tradisi keilmuan dan spiritualitas Islam melalui berbagai kegiatan pembinaan tilawatil Qur’an, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten.


Dalam suasana yang penuh khidmat, prosesi pengukuhan menandai dimulainya amanah baru bagi para pengurus LPTQ untuk terus menghadirkan program pembinaan yang lebih terarah, sistematis, dan berkelanjutan. 


Harapannya, lembaga ini mampu melahirkan generasi qori dan qoriah yang tidak hanya unggul dalam kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga memiliki pemahaman yang mendalam terhadap nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.


Usai prosesi pengukuhan, Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief juga menyerahkan secara simbolis bonus penghargaan kepada para peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) asal Batang Hari yang berhasil mengukir prestasi pada ajang MTQ di Kabupaten Muaro Jambi. 


Pemberian bonus tersebut merupakan bentuk apresiasi dan penghormatan dari pemerintah daerah kepada para qori dan qoriah yang telah membawa nama baik Batang Hari melalui kemampuan dan dedikasi mereka dalam bidang tilawatil Qur’an.


Usia itu, Bupati Fadhil Arief dalam sambutan menegaskan bahwa LPTQ memiliki peran yang sangat vital dalam membangun fondasi spiritual masyarakat, khususnya dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an kepada generasi muda.


“LPTQ bukan hanya berfungsi sebagai lembaga penyelenggara MTQ semata, tetapi lebih dari itu, LPTQ memiliki tanggung jawab besar dalam membina generasi Qur’ani. Generasi yang tidak hanya fasih melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an, tetapi juga mampu menjadikan nilai-nilainya sebagai pedoman dalam kehidupan,” ujar Fadhil Arief.


Menurutnya, pembinaan tilawatil Qur’an harus dilakukan secara berkelanjutan dan terstruktur, sehingga mampu melahirkan sumber daya manusia yang tidak hanya berprestasi dalam perlombaan, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berakhlak mulia, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.


Ia juga menyampaikan bahwa prestasi yang diraih para peserta MTQ merupakan kebanggaan bagi Kabupaten Batang Hari sekaligus bukti bahwa potensi generasi Qur’ani di daerah tersebut sangat besar jika terus dibina dengan baik.


“Prestasi yang diraih para qori dan qoriah kita adalah kebanggaan bagi daerah. Ini menunjukkan bahwa Batang Hari memiliki potensi besar dalam bidang tilawatil Qur’an. Tugas kita bersama adalah memastikan pembinaan terus berjalan, sehingga ke depan akan lahir lebih banyak lagi generasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi,” tuturnya.


Melalui kepengurusan LPTQ yang baru, Pemerintah Kabupaten Batang Hari berharap pembinaan tilawatil Qur’an dapat semakin berkembang dan menjangkau lebih luas masyarakat. 


Dengan demikian, semangat untuk mencintai, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dapat terus tumbuh, seiring dengan upaya membangun masyarakat Batang Hari yang religius, berakhlak mulia, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.






red



×
Berita Terbaru Update