-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Ja'afar Terpilih Aklamasi, Estafet Kepemimpinan Golkar Batang Hari Resmi Berganti

| Rabu, Februari 25, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-25T11:23:29Z


BATANG HARI, batangharipedia.com – Estafet kepemimpinan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Batang Hari resmi berganti. Melalui Musyawarah Daerah (Musda) XI yang digelar pada Rabu (25/2/2026).


Muhammad Jaafar ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua DPD II Golkar Batang Hari periode 2026–2031.


Musda yang berlangsung di Kantor Golkar Batang Hari tersebut menjadi momentum penting bagi konsolidasi partai berlambang pohon beringin di tingkat kabupaten. 


Meski sempat diwarnai dinamika internal dan kericuhan, forum tertinggi partai di daerah itu akhirnya berjalan hingga tuntas dan menghasilkan keputusan bulat.


Ketua Steering Committee (SC) Musda, Sirojudin, tidak menampik adanya upaya penjegalan terhadap pencalonan Jaafar. Ia mengakui dinamika tersebut merupakan bagian dari proses politik yang berlangsung di internal partai.


“Kalau upaya menjegal Jaafar untuk menjadi Ketua DPD tentu ada. Namun hasil Musda menetapkan M. Jaafar, SH terpilih secara aklamasi,” ujar Sirojudin, yang juga merupakan anggota DPRD Batang Hari.


Penetapan secara aklamasi ini menjadi sinyal kuat bahwa dukungan mayoritas pemegang hak suara mengarah kepada Jaafar, sekaligus menegaskan soliditas partai pasca dinamika yang terjadi selama forum berlangsung.


Sementara itu, Ketua terpilih M. Jaafar menyampaikan rasa syukur dan kelegaan atas amanah yang diberikan kepadanya.


“Alhamdulillah,” ucapnya singkat, sembari menghela napas panjang, mencerminkan rasa haru sekaligus tanggung jawab besar yang kini berada di pundaknya.


Musda XI tersebut turut dihadiri Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Jambi, Cek Endra, Pelaksana Tugas Ketua Golkar Batang Hari Adri, serta sejumlah kader dan pengurus partai lainnya.


Dengan terpilihnya Jaafar untuk periode 2026–2031, diharapkan Golkar Batang Hari mampu memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan soliditas kader, serta mempersiapkan strategi politik yang matang menghadapi agenda-agenda politik mendatang. 


Dinamika yang mewarnai Musda diharapkan menjadi catatan pembelajaran untuk memperkokoh persatuan dan mempertegas arah perjuangan partai ke depan.




red

×
Berita Terbaru Update