-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Wabup Batang Hari Hadiri Hari Adat Jambi ke-748, Tegaskan Komitmen Menjaga Marwah dan Jati Diri Melayu

| Rabu, Juni 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-18T12:13:49Z

BATANGHARI, batangharipedia.com – Wakil Bupati Batang Hari, H. Bakhtiar yang menyandang gelar adat Datuk Pemangku Dirajo Penimbang Alur Patut, menghadiri peringatan Hari Adat Jambi ke-748 Tahun 2026 Masehi/1448 Hijriah yang diselenggarakan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Jambi di Balairung Sari LAM Jambi, Senin (16/6).


Kehadiran Wakil Bupati Batang Hari dalam perhelatan adat tahunan tersebut menjadi wujud nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Batang Hari terhadap upaya pelestarian nilai-nilai budaya, adat istiadat, serta kearifan lokal yang telah diwariskan oleh para leluhur Melayu Jambi selama berabad-abad.


Mengusung tema "Hijrah Adat, Menjaga Jati Diri dan Menjaga Marwah", peringatan Hari Adat Jambi tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas budaya masyarakat di tengah derasnya arus modernisasi dan perkembangan zaman.


Ketua Lembaga Adat Melayu Jambi, Hasan Basri Agus, dalam sambutannya menegaskan bahwa tema tersebut merupakan ajakan kepada seluruh masyarakat Jambi untuk terus mencintai adat, menjaga kehormatan daerah, serta menjadikan nilai-nilai adat sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.


"Adat bukan hanya warisan budaya, tetapi juga fondasi moral yang membentuk karakter dan jati diri masyarakat Jambi. Oleh karena itu, menjaga adat berarti menjaga marwah dan kehormatan daerah," ungkapnya.


Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh adat, pemerintah daerah, hingga generasi muda untuk bersama-sama berkomitmen menjaga, melestarikan, dan mengembangkan potensi adat yang dimiliki Provinsi Jambi.


Menurutnya, adat merupakan kekuatan sosial yang mampu mempererat persatuan, menjaga harmoni kehidupan masyarakat, sekaligus menjadi identitas daerah yang harus diwariskan kepada generasi penerus.


Peringatan Hari Adat Jambi ke-748 tersebut berlangsung khidmat dan sarat makna, menjadi simbol kuat bahwa adat Melayu Jambi tetap hidup, tumbuh, dan relevan sebagai penuntun kehidupan masyarakat di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.


Melalui momentum ini, diharapkan semangat menjaga jati diri, melestarikan budaya, dan mempertahankan marwah Melayu Jambi semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat, sehingga warisan luhur para pendahulu tetap terjaga dan menjadi kebanggaan bagi generasi masa depan.





red

×
Berita Terbaru Update