BATANGHARI, batangharipedia.com – Nuansa haru berpadu rasa syukur menyelimuti Serambi Rumah Dinas Bupati Batang Hari, Sabtu (27/6/2026).
Isak tangis kebahagiaan, pelukan hangat keluarga, serta lantunan doa menjadi saksi kepulangan 211 jemaah haji asal Kabupaten Batang Hari yang kembali ke tanah air setelah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Kedatangan rombongan sekitar pukul 10.00 WIB menjadi momen yang telah lama dinantikan keluarga.
Sebelumnya, para jemaah bertolak dari Asrama Haji Provinsi Jambi menggunakan lima unit bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dengan pengawalan Satlantas Polres Batang Hari, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan hingga tiba di Muara Bulian dalam keadaan aman dan lancar.
Setelah menikmati jamuan makan siang yang disiapkan panitia, para jemaah mengikuti prosesi penyambutan yang berlangsung khidmat.
Hadir langsung dalam kesempatan tersebut Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief, Ketua DPRD Hasrofi, unsur Forkopimda, jajaran kepala OPD, Kementerian Agama, Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Batang Hari, Ketua MUI, Ketua Lembaga Adat, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), serta ratusan anggota keluarga yang telah memadati lokasi penyambutan sejak pagi.
Mewakili seluruh jemaah, salah seorang peserta haji menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Batang Hari beserta seluruh panitia yang dinilai telah memberikan pelayanan secara maksimal sejak proses pemberangkatan hingga kepulangan ke kampung halaman.
"Kami menyampaikan rasa terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Pemerintah Kabupaten Batang Hari, khususnya Bapak Bupati, serta seluruh panitia penyelenggara haji. Pelayanan yang kami rasakan sangat baik, penuh perhatian, dan dilakukan dengan rasa tanggung jawab yang tinggi, sehingga kami dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan kembali ke daerah dalam keadaan selamat," ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief mengucapkan selamat datang kepada seluruh jemaah sekaligus mengajak mereka menjaga nilai-nilai kemabruran yang telah diperoleh selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Batang Hari dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan selamat datang kembali di Bumi Serentak Bak Regam. Ahlan wa sahlan, semoga kebahagiaan senantiasa menyertai bapak dan ibu setelah kembali berkumpul bersama keluarga tercinta," ujar Fadhil.
Menurutnya, perjalanan haji merupakan ibadah yang sarat dengan makna, tidak hanya menguji kekuatan fisik, tetapi juga mengasah kesabaran, keikhlasan, kedisiplinan, dan keteguhan iman dalam menghadapi berbagai tantangan selama berada di Tanah Suci.
Oleh sebab itu, gelar haji yang kini melekat pada setiap jemaah bukan sekadar simbol kehormatan, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui akhlak mulia, kepedulian sosial, serta keteladanan dalam kehidupan bermasyarakat.
"Kemabruran haji hendaknya tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Jadilah pribadi yang membawa kesejukan, memperkuat persaudaraan, serta menjadi teladan dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan religius," pesannya.
Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Batang Hari untuk terus melakukan pembenahan terhadap pelayanan penyelenggaraan ibadah haji.
Evaluasi akan terus dilakukan agar kualitas pendampingan, fasilitas, dan pelayanan kepada calon jemaah pada musim haji berikutnya semakin baik.
Menjelang berakhirnya prosesi penyambutan, seluruh hadirin larut dalam suasana khusyuk saat memanjatkan doa bersama bagi almarhum H. Asmit Zabir, salah seorang jemaah haji asal Batang Hari yang wafat karena sakit setelah menuntaskan seluruh rangkaian wajib haji.
Doa dipanjatkan agar almarhum memperoleh husnul khatimah, diampuni segala khilafnya, diterima seluruh amal ibadahnya, serta ditempatkan di sisi Allah SWT bersama orang-orang yang beriman.
Berdasarkan data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji, jumlah jemaah haji asal Kabupaten Batang Hari pada musim haji 2026 tercatat sebanyak 212 orang.
Sebanyak 211 jemaah kembali ke daerah dalam keadaan sehat dan selamat, sementara satu jemaah, H. Asmit Zabir, berpulang ke rahmatullah setelah menyelesaikan seluruh rangkaian wajib haji, sehingga tetap memperoleh kemuliaan sebagai seorang haji.
red
