-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Bupati Fadhil Arief Gaungkan Literasi Nasional di Jakarta

| Jumat, April 10, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-20T12:10:57Z


BATANGHARI, batangharipedia.com- Bupati Batang Hari, Mhd. Fadhil Arief, dipercaya menjadi narasumber dalam kegiatan Partisipasi Peserta untuk Pendidikan Bermutu pada agenda “Pencanangan Kolaborasi Multipihak untuk Penguatan Literasi dan Numerasi Nasional” yang digelar di Jakarta, Kamis (09/04/2026).


Kegiatan ini merupakan inisiatif strategis yang digagas oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia bersama Tanoto Foundation, Bill & Melinda Gates Foundation, serta UNICEF Indonesia, dalam rangka mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju visi besar Indonesia Emas 2045.


Agenda ini menandai dimulainya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan mitra pembangunan dalam memperkuat implementasi Gerakan Literasi Nasional (GLN) dan Gerakan Numerasi Nasional (GNN), khususnya di tingkat pendidikan dasar.


Fokus utama kolaborasi ini adalah memperkuat kompetensi dasar literasi dan numerasi pada siswa kelas awal sekolah dasar melalui pendekatan pembelajaran yang lebih efektif, terstruktur, dan berpusat pada peserta didik.


Dalam forum tersebut, Fadhil Arief memaparkan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam mendukung kebijakan nasional di bidang pendidikan, terutama dalam menciptakan ekosistem belajar yang inklusif dan berkualitas. 


Ia menekankan bahwa keberhasilan penguatan literasi dan numerasi tidak hanya bergantung pada kebijakan pusat, tetapi juga pada implementasi nyata di daerah.


“Penguatan literasi dan numerasi adalah fondasi utama dalam menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing. Pemerintah daerah memiliki peran strategis untuk memastikan kebijakan ini benar-benar berjalan efektif di tingkat satuan pendidikan,” ujar Mhd. Fadhil Arief.


Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi multipihak menjadi kunci dalam mempercepat peningkatan kualitas pendidikan, terutama melalui peningkatan kapasitas guru, penerapan metode pembelajaran yang adaptif, serta pemanfaatan asesmen diagnostik untuk memahami kebutuhan belajar siswa secara lebih mendalam.


“Kolaborasi adalah kekuatan utama kita. Dengan sinergi antara pemerintah, lembaga mitra, dan masyarakat, kita optimistis dapat menghadirkan pendidikan yang lebih berkualitas dan merata bagi seluruh anak bangsa,” tambahnya.


Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta langkah konkret dalam memperkuat literasi dan numerasi di Indonesia, sekaligus menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan generasi emas 2045 yang cerdas, adaptif, dan kompetitif di tingkat global.





red


×
Berita Terbaru Update