-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Diplomasi Laut Menguat: Kunjungan Chief of Staff JMSDF ke KRI SIM-367 Tegaskan Kepercayaan Global pada TNI AL

| Sabtu, Februari 07, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-07T16:48:39Z

 


JAKARTA, batangharipedia.com – 6 Februari 2026 — Hubungan bilateral antara TNI Angkatan Laut dan Japan Maritime Self-Defence Force (JMSDF) kian menunjukkan soliditasnya. 


Di sela kunjungan kerja resmi di Indonesia, Chief of Staff JMSDF Admiral Saito Akira melaksanakan kunjungan kehormatan ke kapal perang Satkor Koarmada II, KRI Sultan Iskandar Muda-367 (KRI SIM-367), yang tengah bersandar di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Kamis (5/2/2026). 


Kapal tersebut baru saja menuntaskan misi Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL di Lebanon.

Kedatangan Admiral Saito beserta rombongan disambut dengan jajar kehormatan (valreep) sebelum meninjau langsung berbagai sistem persenjataan dan teknologi canggih yang terpasang pada korvet kelas SIGMA tersebut.



Admiral Saito tampak memberikan perhatian khusus saat menerima paparan mengenai rekam jejak operasional KRI SIM-367. Kapal perang ini dikenal sebagai salah satu andalan TNI AL dalam berbagai misi internasional, termasuk penugasan berulang dalam Satgas MTF UNIFIL di Lebanon.


Kemampuan kapal dalam mengintegrasikan sistem sensor dan persenjataan modern mendapat apresiasi dari pihak JMSDF sebagai representasi profesionalisme armada laut Indonesia.


Kunjungan ini sekaligus menjadi pengakuan atas kualitas pemeliharaan alutsista dan kompetensi sumber daya manusia prajurit TNI AL yang dinilai mampu memenuhi standar operasional global serta bersinergi dengan teknologi tinggi milik armada Jepang.


“Kunjungan ini bukan sekadar agenda protokoler, tetapi mencerminkan kepercayaan internasional terhadap profesionalisme prajurit TNI AL. KRI SIM-367 adalah simbol kesiapan TNI AL dalam menjaga stabilitas kawasan,” ujar Komandan KRI SIM-367 Letkol Laut (P) Anugerah Annarullah.


Sebagai penutup rangkaian kegiatan, kedua pihak melaksanakan tradisi pertukaran cinderamata yang melambangkan semangat Brotherhood of the Sea. 


Kunjungan ini mengirimkan pesan kuat kepada komunitas internasional bahwa sinergi antara TNI AL dan JMSDF tidak semata berbicara tentang kekuatan militer, tetapi juga komitmen bersama dalam menjaga perdamaian dan keamanan maritim berdasarkan prinsip hukum laut internasional (UNCLOS 1982).


Sebelumnya, dalam agenda lawatan di Jakarta, Admiral Saito juga melakukan pertemuan dengan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, serta Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin untuk membahas penguatan kerja sama strategis kedua negara.




red



×
Berita Terbaru Update