BATANGHARI, batangharipedia.com – Penantian panjang yang sempat diwarnai dinamika dalam proses pemilihan akhirnya berakhir. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih Kabupaten Batanghari kini resmi memiliki kepengurusan baru untuk masa bakti 2026–2031.
Iknak, Kepala Desa Terusan, Kecamatan Maro Sebo Ilir, dipercaya memimpin organisasi yang menjadi wadah berhimpunnya para kepala desa di Kabupaten Batanghari.
Prosesi pelantikan dan pengukuhan pengurus berlangsung khidmat di Serambi Rumah Dinas Bupati Batanghari, Senin (3/8/2026).
Seluruh pengurus tampil kompak mengenakan seragam putih dengan balutan warna merah sebagai identitas APDESI Merah Putih.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Batanghari M. Fadhil Arief, Ketua DPRD Batanghari, Kepala Kejaksaan Negeri Batanghari, Kapolres Batanghari, Sekretaris Daerah, para asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, Ketua Lembaga Adat Batanghari, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Bupati M. Fadhil Arief menaruh harapan besar kepada kepengurusan baru agar mampu menjadikan APDESI Merah Putih sebagai organisasi yang solid, adaptif, dan menjadi ruang kolaborasi bagi para kepala desa untuk saling bertukar pengetahuan maupun pengalaman dalam membangun desa.
"Kita harapkan APDESI ini bisa solid, menjadi tempat berbagi pengetahuan dan pengalaman antardesa sehingga tata kelola pemerintahan desa menjadi lebih baik," ujar Fadhil.
Menurutnya, seorang kepala desa tidak hanya dituntut menjalankan roda pemerintahan, tetapi juga harus mampu hadir sebagai pemimpin yang memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
"Pemimpin itu adalah solusi dari masalah yang dihadapi masyarakatnya. Ketika mereka berhimpun dalam satu organisasi, akan terjadi sharing knowledge dan sharing experience yang memudahkan menemukan solusi dari setiap persoalan," tegasnya.
Fadhil juga menilai keberadaan APDESI Merah Putih memiliki peran strategis dalam meningkatkan kapasitas kepala desa, baik dalam memahami regulasi, memperkuat koordinasi, maupun membangun tata kelola pemerintahan desa yang profesional, transparan, dan akuntabel.
"Organisasi ini juga menjadi wadah berbagi pemahaman mengenai regulasi dan koordinasi, sehingga keterbatasan sumber daya di masing-masing desa dapat diminimalkan," tambahnya.
Dengan kepemimpinan baru di bawah Iknak, APDESI Merah Putih Kabupaten Batanghari diharapkan mampu menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Batanghari dalam mempercepat pembangunan desa, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat sinergi antarkepala desa guna mewujudkan desa yang mandiri, maju, dan berdaya saing sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
red
